Pasamuan Daerah Zhenfo Zong Kasogatan Jawa Tengah 2026
Suyamto Terpilih sebagai Ketua DPD Periode 2026–2031.
Liputan: Sekretariat Zhenfozong Kasogatan
PEKALONGAN – Majelis Agama Buddha Tantrayana Zhenfo Zong Kasogatan Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Pasamuan Daerah 2026 pada 29 Agustus 2026 di Pekalongan. Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penataan kepengurusan Majelis Zhenfo Zong Kasogatan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Pasamuan Daerah diikuti perwakilan dari sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Cilacap, Kabupaten
Banjarnegara, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, Kabupaten Temanggung, Kota Pekalongan, dan Kota Salatiga. Sementara itu, peserta dari Kota Surakarta berhalangan hadir.
Selain para ketua Majelis tingkat kabupaten/kota sebagai peserta, kegiatan juga dihadiri 22 Ketua Vihara Zhenfo Zong se-Jawa Tengah sebagai peninjau. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 80 undangan yang terdiri atas peserta dan peninjau.
Pasamuan Daerah dibuka oleh Ketua Umum DPP Majelis Zhenfo Zong Kasogatan, Winarni Harsono, bersama Ketua DPD WALUBI Jawa Tengah, Tanto Soegito Harsono, serta Tjhai Hwa Ying selaku tuan rumah.
Dalam sambutannya, Winarni Harsono mendorong DPD Majelis Zhenfo Zong Kasogatan Provinsi Jawa Tengah untuk terus meningkatkan pelayanan kepada vihara-vihara naungan dan umat. Ia menekankan pentingnya kehadiran para Dharmaduta dalam pembinaan spiritual sekaligus membantu kemaslahatan umat.
Peran perempuan dalam organisasi juga menjadi perhatian. Winarni Harsono mendorong agar keterlibatan dan pelayanan perempuan semakin ditingkatkan, terutama dalam memberikan perhatian dan pendampingan kepada umat.
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua DPD WALUBI Jawa Tengah Tanto Soegito Harsono menyampaikan dukungan agar pelayanan kepada umat Zhenfo Zong Kasogatan di Jawa Tengah terus ditingkatkan. WALUBI Jawa Tengah, menurutnya, siap mendukung berbagai program yang berkaitan dengan kemaslahatan umat.
Suyamto Terpilih Secara Aklamasi
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan persidangan Pasamuan Daerah 2026. Salah satu agenda utama adalah pemilihan Ketua DPD Majelis Zhenfo Zong Kasogatan Provinsi Jawa Tengah masa bakti 2026–2031.

Dalam persidangan tersebut, Pandita Dharmaduta Suyamto terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Majelis Zhenfo Zong Kasogatan Provinsi Jawa Tengah periode 2026–2031. Selanjutnya, melalui tim formatur, Pandita Suyamto selaku ketua terpilih menyusun personalia kepengurusan DPD Majelis Zhenfo Zong Kasogatan Provinsi Jawa Tengah.
Setelah susunan kepengurusan terbentuk, acara dilanjutkan dengan pelantikan pengurus DPD Majelis Zhenfo Zong Kasogatan Provinsi Jawa Tengah oleh Ketua Umum DPP Majelis Zhenfo Zong Kasogatan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD Majelis Zhenfo Zong Kasogatan Provinsi Jawa Tengah yang telah dilantik juga melantik delapan Ketua DPD Majelis Zhenfo Zong Kasogatan tingkat kabupaten/kota se-Jawa Tengah yang sebelumnya telah terbentuk.
Momentum Penguatan Organisasi di Jawa Tengah
Pasamuan Daerah 2026 tidak hanya menjadi forum organisasi di tingkat provinsi, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat struktur kepengurusan Majelis Zhenfo Zong Kasogatan di Jawa Tengah. Jawa Tengah merupakan salah satu basis utama Zhenfo Zong di Indonesia, dengan sebaran komunitas di 9 kabupaten/kota dan 22 vihara
Pelantikan pengurus DPD tingkat provinsi sekaligus delapan DPD kabupaten/kota menjadi bagian dari upaya memastikan struktur organisasi Majelis Zhenfo Zong Kasogatan di Jawa Tengah memiliki legalitas sesuai dengan aturan organisasi.
Langkah berikutnya akan dilanjutkan dengan proses pendaftaran melalui SIORI Buddha agar kepengurusan dan organisasi dapat tercatat pada Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Republik Indonesia.
Dengan semakin tertatanya organisasi, diharapkan wilayah Jawa Tengah yang menjadi salah satu basis utama umat Zhenfo Zong Kasogatan dapat memperoleh pelayanan organisasi yang semakin baik sekaligus memperkuat akses terhadap pembinaan, perlindungan, dan pelayanan dari pemerintah.
Pasamuan Daerah 2026 pun menjadi titik awal bagi kepengurusan baru untuk melanjutkan pengabdian, memperkuat pelayanan kepada umat, serta membangun organisasi yang semakin solid dan bermanfaat bagi perkembangan Buddha Dharma di Jawa Tengah.



Komentar